Warnoto Fisika

Lulusan UNY tahun 2000 dari Pendidikan Fisika FMIPA, mengajar di SMA N 1 Subah Kab. Batang Jawa Tengah. Minat pada bidang Teknologi, Arsitektur dan Keagamaan...

Selengkapnya
Mendulang Manfaat Kopi Nikmat (Bag 1 : Efek Buruk Kopi)

Mendulang Manfaat Kopi Nikmat (Bag 1 : Efek Buruk Kopi)

Ngopi telah menjadi budaya masyarakat dunia. Bahkan,negara-negara bukan penghasil kopi justeru menjadi konsumer kopi terbesar dunia seperti Belgia misalnya. Demikian juga pada masyarakat kita. Kita telah mengenal kopi sejak jaman Belanda. Sejak lama orang telah mengambil manfaat dari cairan hitam ini. Setidaknya adalah sebagai pengusir kantuk dan penambah stamina. Belakangan diketahui manfaat kopi untuk diet yaitu sebagai pelangsing. Banyak toko online yang menawarkan produk ini. Ada yang berbentuk biji mentah (green bean) dan ada yang berujud bubuk mentah bahkan kapsulnya pun ada. Testimoni dari konsumen menunjukkan keberhasilan mereka dalam diet ini. Meminum kopi jenis ini bukanlah untuk dinikmati karena hanya berupa air rebusan. Bahkan, kemungkinan jauh lebih enak jamu. Karenanya, pembicaraan selanjutnya mengkhususkan kopi yang bisa dinikmati.

Meskipun sebagian orang menyukai kopi (setidaknya menyukai aromanya yang khas) namun tidak semua orang berani minum kopi. Hal itu karena diyakini bahwa konsumsi kopi bisa mengganggu kesehatan. Benarkah demikian ?

Untuk memudahkan pembicaraan Kita bisa mengelompokkan kopi menjadi dua jenis yaitu kopi instan dan kopi asli. Kopi instan adalah kopi siap seduh yang diracik dari berbagai bahan tambahan seperti susu, krimer dan gula secara fabrikasi. Kopi asli adalah kopi yang diolah secara rumahan, warung, kafe atau pabrik yang hanya mengandung satu komponen yaitu biji kopi.

Kopi instan memiliki keunggulan dalam hal rasa dan harga yang murah sehingga menjadi vavorit kebanyakan orang. Namun dibalik itu kehati-hatian sangat penting jika akan meminum kopi jenis ini lantaran kandungan bahan lain dalam kopi ini. Bahkan, sekalipun beberapa merk mengkalim pruduknya terbuat dari kopi asli namun prosentasenya sangat kecil dibanding bahan lainnya. Walaupun benar produk tersebut mengandung kopi asli namun pastinya bukan berasal dari biji kopi berkualitas bagus. Mana mungkin produk berkualitas berharga receh. Karena terbuat dari bahan kopi asalan maka rasa yang timbul bukan dominasi dari kopiya. Rasa yang muncul dihasilkan oleh zat perisa tambahan dan kadar gula yang lebih tinggi. Meskipun zat tambahan ini dibolehkan, mengkonsumsinya harus dalam batasan yang disarankan. Tidak boleh berlebihan. Alasan lain tentang kehati-hatian ini adalah adanya kandungan gula tinggi dan krimer dalam kopi instan. Telah diyakini kelebihan konsumsi gula dapat menyebabkan diabetes. Adapun konsumsi krimer yang berlebihan dapat meningkatkan resiko strok*1. Bahkan berdasar cerita dari orang terpercaya, karyawan tester kopi yang bekerja mencicip sampel kopi mix paling lama bekerja hanya dua tahun. Hal itu karena setelah dua tahun dapat dipastikan dia telah terserang strok.

Efek buruk kopi bisa dilihat dari dua segi. Pertama, efek tidak nyaman pada lambung sesaat setelah minum kopi dan kedua, efek jantung terasa berdebar-debar. Pada efek pertama sebagaian orang meyakini hal itu disebabkan oleh kandungan asam dan kafein yang cukup tinggi sehingga menambah tingginya asam lambung. Namun belakangan banyak dijelaskan oleh praktisi kopi bahwa keasaman kopi tidak berpengaruh terhadap peningkatan asam lambung. Keasaman kopi rata-rata setara dengan asamnya buah pisang. Masih lebih asam buah nanas, dan sangat jauh dari asamnya jeruk nipis. Hal yang menyebabkan rasa tidak nyaman di lambung adalah pengolahan dan penyajian kopi yang tidak tepat. Kualitas kopi juga memiliki andil terhadap kondisi ini.

Terdapat tiga zat penting*2 di dalam kopi yang berpengaruh terhadap stimulasi asam lambung saat dikomsumsi. Ketiga zat itu adalah asam klorogenik dan kafein serta N-methylpyridinium (NMP). Dua zat pertama bertanggung jawab menstimulasi sekeresi asam lambung sementara kerja kebalikannya dilakukan oleh N-methylpyridinium (NMP). Jadi, yang menyebabkan kenaikan asam lambung adalah kandungan asam klorogenik dan kafein. Untungnya dalam kopi yang sama terdapat zat penawarnya yaitu N-methylpyridinium. Di sinilah faktor pengolahan kopi menjadi penting, bagaimana hasil akhir kopi memiliki kandungan asam klorogenik dan kafein yang rendah namun kandungan N-methylpyridinium menjadi tinggi. Di bagian lain akan dijelaskan bagaimana menghasilkan kopi dengan sifat seperti ini.

Terkait dengan dugaan bahwa kopi dapat meningkatkan tekanan darah dapat disimpulkan berdasar berbagai penelitian *3 yang menunjukkan bahwa kondisi peningkatan tekanan darah hanya bersifat sementara dan tidak terbukti menyebabkan penyakit hipertensi serta penyakit jantung. Efek ini biasanya hanya terjadi pada peminum kopi pemula yang masih memiliki sensitivitas terhadap kafein. Jadi, kehati-hatian hanya penting bagi yang sudah terlanjur menderita hipertensi.

Sumber yang bisa dirujuk:

1. https://www.coffindo.id/article/cerita-kopi-hitam/efek-samping-minum-kopi-instan-setiap-hari

2. https://www.halodoc.com/pengidap-gangguan-asam-lambung-harus-selalu-hindari-kopi-benarkah

3. https://www.suara.com/health/2018/11/27/085553/jangan-takut-minum-kopi-tidak-meningkatkan-risiko-hipertensi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post